Makanan Baik untuk Mata – 3 Alasan Membatasi Asupan Gula Anda

Program perawatan mata alami dari latihan mata tidak hanya melibatkan memperhatikan nutrisi yang tepat, latihan mata dan menghilangkan

stres teknik relaksasi mata, tetapi juga melibatkan menghindari makanan tertentu yang memiliki dampak negatif pada kesehatan mata Anda. Jika

Anda serius menjaga penglihatan sehat, salah satu langkah penting yang dapat Anda ambil untuk mencapai tujuan ini adalah membatasi asupan gula. Berikut 3 alasan mengapa gula berdampak negatif pada lindungi mata dari radiasi penglihatan Anda:

1 Gula Kelebihan Dapat Menyebabkan Sindrom Mata Kering: Ada kemungkinan hubungan antara perkembangan Sindrom Mata Kering

dan konsumsi gula berlebihan dalam makanan Anda. Pakar gizi menyarankan agar Anda menghindari konsumsi gula melebihi 11 sendok

teh gula sehari. Melebihi jumlah yang disarankan ini dapat menyebabkan Sindrom Mata Kering Anda memburuk. Untuk alasan ini, penting untuk

menghindari soda karena satu kaleng soda saja terdiri dari 9 sendok teh gula. Upaya untuk membatasi asupan gula Anda juga harus

mempertimbangkan sumber makanan lain yang juga tinggi kandungan gula seperti makanan penutup, permen, dan makanan olahan tertentu.

2 Asupan Gula Berlebihan Dapat Menyebabkan Diabetes: Gula berlebih dapat menyebabkan perkembangan gula darah tinggi yang menyebabkan diabetes. Asupan gula berlebih menurut American

Optometric Association, pada diabetisi, dapat menyebabkan komplikasi dari penyakit ini dalam bentuk kondisi mata yang serius yang disebut

Diabetic Retinopathy. Menurut AOA, pengidap Diabetes yang melebihi asupan gula selama periode waktu yang lama dapat mengalami

gangguan mata yang memiliki efek negatif pada sirkulasi ke retina. Retinopati Diabetik merusak pembuluh darah yang memberi makan dan memelihara Retina. Akibatnya, pembuluh darah bocor dan

mengalir darah. Hal ini pada gilirannya menyebabkan pembengkakan jaringan di Retina yang memicu penglihatan kabur.

3 Gula berlebihan dapat menyebabkan AMD (degenerasi makula terkait usia) dan katarak: Menurut American Optometric Association, penyebab

utama kebutaan di antara orang-orang berusia 50 tahun ke atas di Amerika Serikat adalah Degenerasi Makula. Studi oleh American Journal

of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa orang tua yang mengkonsumsi banyak makanan manis dan bertepung lebih rentan terhadap Macular Degeneration. Menurut WebMD, AMD dimulai sekitar usia 50 atau

lebih. Ini memiliki efek negatif pada Retina dan jika tidak diobati dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Pada orang tua, perkembangan

Katarak juga dikaitkan dengan asupan Karbohidrat sederhana yang berlebihan seperti gula. Studi menunjukkan bahwa penumpukan gula

yang berlebihan di lensa mata dapat menyebabkan kerusakan protein dan penggumpalan yang terkait dengan perkembangan Katarak.

Jean Mayer dari Departemen Pertanian AS, Human Nutrition Research Center on Aging, di Tufts University, merekomendasikan penambahan antioksidan pada makanan Anda bersama dengan makanan yang tidak

menyebabkan kadar gula darah Anda melonjak terlalu cepat. Makanan semacam itu disebut makanan indeks glikemik rendah yang memasukkan karbohidrat kompleks seperti biji-bijian, kacang-kacangan dan sayuran.

Bukan hanya mata yang menjadi jendela jiwa, tetapi yang lebih penting, mereka adalah salah satu indera paling berharga yang Anda

miliki. Mereka memungkinkan Anda untuk berfungsi secara efisien dalam setiap aspek kehidupan Anda mulai dari bekerja hingga sekolah,

rekreasi hingga kehidupan sosial Anda. Karena itu, mereka menuntut perawatan dan perhatian maksimal yang memungkinkan penglihatan

sehat. Karena itu, membatasi asupan gula adalah salah satu cara untuk klinik mata jakarta mencapai tujuan ini. Dengan menghilangkan atau mengurangi

konsumsi makanan manis, dan dengan menambahkan makanan indeks glikemik rendah ke dalam makanan Anda, Anda tidak hanya melindungi

mata dari gangguan penglihatan terkait usia, tetapi pada akhirnya, Anda memastikan bahwa penglihatan Anda tetap sehat terlepas dari penuaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *